Sunday, February 28, 2016

Saturday, February 27, 2016

Aneka pembedaan hukum

Aneka pembedaan hukum 
im


1. Ius constitutum : hukum positif suatu negara, yaitu hukum yang berlaku dalam suatu negara pada suatu saat tertentu.
2. Ius constituendum : hukum yang masih dalam proses pembuatan oleh lembaga pembuat UU
3. Hukum alam : ekspresi dari kegiatan manusia yang mencari keadilan yang mutlak.
4. Hukum positif : suatu UU yang sedangg berlaku.
5. Hukum substantif : rangkaian kaedah yang merumuskan hak - hak dan kewajiban - kewajiban dari subjek hukum yang terkait dalam hubungan hukum.
6. Hukum ajektif : serangkaian kaedah - kaedah yang memberi petunjuk dengan jelas tentang bagaimana kaedah - kaedah material dari hukum substantif ditegakkan.
7. Hukum tertulis : hukum yang dituangkan dalam bentuk tertulis.
8. Hukum tidak tertulis : hukum yang bentuknya dari kebiasaan, contohnya hukum adat

Friday, February 26, 2016

Tipe - tipe partisipasi politik

tipe politik

Kita ketahui sendiri bahwa partisipasi politik
merupakan suatu sikap yang ikut serta atau berperan dalam proses pembuatan keputusan politik. Partisipasi politik memiliki beberapa tipa, yaitu:
1. Partisipasi politik aktif. Yang dimaksud dengan partisipasi politik aktif adalah kita sebagai masyarakat berperan aktif dalam tahapan - tahapan kebijakan pemerintahan baik itu perumusan agenda, perumusan program, pelaksanaan program dan monitoring dan evaluasi pelaksaan program.
2. Partisipasi politan militan - radikal. Sama seperti partisipasi aktif tapi pola pengawasan dari partisipasi politik militan - radikal adalah dengan menggunakan cara-  cara seperti demo, bolkot yang kita ketahui cara ini biasanya berakhir dengan kekerasan.
3. Partisipasi pasif. Partisipasi politik ini adalah sifat masyaraktnya yang menerima apa saja kebijakan pemerintah.
4. Prilaku apatis.adalah kegiatan masyaraktnya yang bersifat tidak mau tahu. Sifat ini akan berdampak dengan timbulnya kesewenang - wenangan pemerintah dalam manjalankan pemerintahan.
Dari beberapa tipe politik tadi, tipe politik yang baik adalah tipe politik partisipasi aktif yang ketimbang partisipasi politik militan - radikal yang menggunakan kekerasan.

Thursday, February 25, 2016

Partisipasi politik

PARTISIPASI POLITIK
politik1

Pengertian partisipasi politik
Partisipasi politik adalah keikutsertaan warga negara biasa (yang tidak mempunyai kewenangan dalam pemerintahan)  berdasarkan kesadaran sendiri untuk mempengaruhi pelaksanaan keputusan politik.
Partisipasi politik dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan cara konvensional seperti :
1. Memberikan suara dalam pemilu ( karena suara kita sangat berarti dengan masa depan negara)
2. Terlibat dalam kampanye
3. Membentuk dan bergabung dalam organisasi kemasyarakatan
4. Melakukan diskusi publik tentang politik. Contohnya seperti kebijakan pemetintah
5. Melakukan komunikasi pribadi dengan akivitas politik atau pejabat pemerintahan


Partisipasi politik juga dapat dilakukan dengan cara non konvensional, seperti :
1. Demonstrasi. Demonstrasi yanh diharapkan adalah dengan sebuah demonstrasi yang bersifat damai atau tidak terjadinya anarkisme dalam berdemo
2. Boikot
3. Pembangkangan sipil.

Wednesday, February 24, 2016

AGEN SOSIALISASI POLITIK

Agen sosialisasi politik

1. Keluarga
Keluarga merupakan agen pertama dalam pembentukan nilai - nilai politik bagi seorang individu.
2. Sekolah
Sekolah memberi ilmu pengetahuan kapada kaum muda tentang dunia politik dan peranan mereka didalamnya. Juga memberikan mereka yang lebih konkret tentang lembaga - lembaga politik dan hubungan - hubungan politik.
3. Kelompok pergaulan
Kelompok pergaulan dapat berupa kelompok bermain, kelompok persahabatan, dan kelompok kerja. Medlalui kelompok pergaulan orang belajar tentang menyesuaikan diri terhadap sikap - sikap atau tingkah laku yang dianut oleh kelompoknya.
4. Tempat kerja. Dalam hal ini, terutama adalah organisasi formal ataupun non formal yang dibentuk atas dasar pekerjaan, seperti serikat - serikat kerja, serikat buruh dan sejenisnya. Organisasi semacam itu seringkali menjadi acuan individu dalam kehidupan politik.
5. Melalui media massa masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan informasi - informasi politik. Selain itu media massa merupakan sarana ampuh untuk membentuk sikap - sikap dan keyakinan - keyakinan politik warga masyarakat.
6. Kontak politik langsung. Yaitu pengalaman nyata seseorang dalam kehidupan politik.